Info 12 Syair dari Pantun Melayu Gurindam Dua Belas

Category: Sekilas Info 0 26

Berhubung saat ini saya berada di salah satu pulau yang beradat melayu, kayanya kurang afdol jika tidak memberikan info 12 Syair yang merupakan salah satu peninggalan budaya yang bersejarah berupa kumpulan Pantun Melayu TOP yang bernama Gurindam Dua Belas. Isi dari pantun-pantun tersebut sangat spektakuler, bisa merinding saat membacanya karena isinya memiliki Nasihat yang luar biasa. Anda yang membaca akan menjadi lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan pribadi maupun sosial yang lebih baik.

Info 12 Syair dari Pantun Melayu Gurindam Dua Belas
Info 12 Syair dari Pantun Melayu Terbaik Gurindam Dua Belas

Jika anda orang biasa, maka tidak akan mendapatkan hikmah dari pantun-pantun tersebut, namun jika anda orang yang luar biasa, maka akan merasakan kekuatan yang begitu dahsyat dari isi pantun Gurindam Dua Belas yang dapat menyingkirkan aura negatif baik dalah hati maupun yang nongkrong di pikiran, alhasil anda akan merasa hidup terasa lebih hidup. Tidak percaya? Ah, amsa sih? Kalau gitu langsung aja deh disimak ya..

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Satu)
Barang siapa tiada memegang agama,
Segala-gala tiada boleh dibilangkan nama.
Barang siapa mengenal yang empat,
Maka ia itulah orang yang ma’rifat.
Barang siapa mengenal Allah,
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah.
Barang siapa mengenal diri,
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.
Barang siapa mengenal dunia,
Tahulah ia barang yang terpedaya.
Barang siapa mengenal akhirat,
Tahulah ia dunia mudharat.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Dua)
Barang siapa mengenal yang tersebut,
Tahulah ia makna takut.
Barang siapa meninggalkan sembahyang,
Seperti rumah tiada bertiang.
Barang siapa meninggalkan puasa,
Tidaklah mendapat dua termasa.
Barang siapa meninggalkan zakat,
Tiadalah hartanya beroleh berkat.
Barang siapa meninggalkan haji,
Tidaklah ia menyempurnakan janji.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Tiga)
Apabila terpelihara mata,
Sedikitlah cita-cita.
Apabila terpelihara kuping,
Khabar yang jahat tiadalah damping.
Apabila terpelihara lidah,
Niscaya dapat daripadanya faedah.
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
Daripada segala berat dan ringan.
Apabila perut terlalu penuh,
Keluarlah fi’il yang tiada senonoh.
Anggota tengah hendaklah ingat,
Di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan khaki,
Daripada berjalan yang membawa rugi.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Empat)
Hati itu kerajaan di dalam tubuh,
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh.
Apabila dengki sudah bertanah,
Datanglah daripadanya beberapa anak panah.
Mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
Di situlah banyak orang yang tergelincir.
Pekerjaan marah jangan dibela,
Nanti hilang akal di kepala.
Jika sedikitpun berbuat bohong,
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung.
Tanda orang yang amat celaka,
Aib dirinya tiada ia sangka.
Bakhil jangan diberi singgah,
Itupun perampok yang amat gagah.
Barang siapa yang sudah besar,
Janganlah kelakuannya membuat kasar.
Barang siapa perkataan kotor,
Mulutnya itu umpama ketor.
Dimanakah salah diri,
Jika tidak orang lain yang berperi.
Pekerjaan takabur jangan direpih,
Sebelum mati didapat juga sapih.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Lima)
Jika hendak mengenal orang berbangsa,
Lihat kepada budi dan bahasa,
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
Sangat memeliharakan yang sia-sia.
Jika hendak mengenal orang mulia,
Lihatlah kepada kelakuan dia.
Jika hendak mengenal orang yang berilmu,
Bertanya dan belajar tiadalah jemu.
Jika hendak mengenal orang yang berakal,
Di dalam dunia mengambil bekal.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Enam)
Cahari olehmu akan sahabat,
Yang boleh dijadikan obat.
Cahari olehmu akan guru,
Yang boleh tahukan tiap seteru.
Cahari olehmu akan isteri,
Yang boleh menyerahkan diri.
Cahari olehmu akan kawan,
Pilih segala orang yang setiawan.
Cahari olehmu akan abdi,
yang ada baik sedikit budi.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Tujuh)
Apabila banyak berkata-kata,
Di situlah jalan masuk dusta.
Apabila banyak berlebih-lebihan suka,
Itulah tanda hampirkan duka.
Apabila kita kurang siasat,
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat.
Apabila anak tidak dilatih,
Jika besar bapanya letih.
Apabila orang yang banyak tidur,
Sia-sia sahajalah umur.
Apabila mendengar akan khabar,
Menerimanya itu hendaklah sabar.
Apabila mendengar akan aduan,
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan.
Apabila perkataan yang lemah-lembut,
Lekaslah segala orang mengikut.
Apabila perkataan yang amat kasar,
Lekaslah orang sekalian gusar.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Delapan)
Barang siapa khianat akan dirinya,
Apalagi kepada lainnya.
Kepada dirinya ia aniaya,
Orang itu jangan engkau percaya.
Lidah yang suka membenarkan dirinya,
Daripada yang lain dapat kesalahannya.
Daripada memuji diri hendaklah sabar,
Biar daripada orang datangnya khabar.
Orang yang suka menampakkan jasa,
Setengah daripada syirik mengaku kuasa.
Kejahatan diri sembunyikan,
Kebaikan diri diamkan.
Keaiban orang jangan dibuka,
Keaiban diri hendaklah sangka.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Sembilan)
Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan,
Bukannya manusia yaituiah syaitan.
Kejahatan seorang perempuan tua,
Itulah iblis punya penggawa.
Kepada segala hamba-hamba raja,
Di situlah syaitan tempatnya manja.
Kebanyakan orang yang muda-muda,
Di situlah syaitan tempat bergoda.
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan,
Di situlah syaitan punya jamuan.
Adapun orang tua yang hemat,
Syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru,
Dengan syaitan jadi berseteru.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Sepuluh)
Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka.
Dengan ibu hendaklah hormat,
Supaya badan dapat selamat.
Dengan anak janganlah lalai,
Supaya boleh naik ke tengah balai.
Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Sebelas)
Hendaklah berjasa,
Kepada yang sebangsa.
Hendaklah jadi kepala,
Buang perangai yang cela.
Hendaklah memegang amanat,
Buanglah khianat.
Hendak marah,
Dahulukan hujjah.
Hendak dimalui,
Jangan memalui.
Hendak ramai,
Murahkan perangai.

Pantun Melayu Gurindam Dua Belas (Pasal Dua Belas)
Raja mufakat dengan menteri,
Seperti kebun berpagarkan duri.
Betul hati kepada raja,
Tanda jadi sebarang kerja.
Hukum adil atas rakyat,
Tanda raja beroleh inayat.
Kasihkan orang yang berilmu,
Tanda rahmat atas dirimu.
Hormat akan orang yang pandai,
Tanda mengenal kasa dan cindai.
Ingatkan dirinya mati,
Itulah asal berbuat bakti.
Akhirat itu terlalu nyata,
Kepada hati yang tidak buta.

Itulah rincian isi dari pantun melayu Gurindam Dua Belas yang sangat Fenomenal di Indonesia, Asia dan Dunia. Baca dan resapi, karena banyak hikmah yang terkandung di dalamnya. Semoga berkah! 🙂

Berikut ini beberapa info pantun melayu yang lain sebagai tambahan para pembaca, silakan dibaca juga ya..

Dengan istri dan gundik janganlah alpa,
Supaya kemaluan jangan menerpa.
Apabila pekerjaan yang amat benar,
Tidak boleh orang berbuat onar.
Apabila banyak mencela orang,
Itulah tanda dirinya kurang.

Share Button

Related Articles

26 thoughts on “Info 12 Syair dari Pantun Melayu Gurindam Dua Belas

  1. Pradianto Blog

    Thank you for visiting and your appreciation of this blog, hopefully in the future there will be useful information for visitors by presenting a more interesting article.

    Reply
  2. reviews

    Howdy! This blog post could not be written much
    better! Looking at this post reminds me of my previous roommate!
    He constantly kept preaching about this. I will send this information to him.
    Pretty sure he’ll have a good read. Thanks for
    sharing!

    Reply
  3. google ads plus advertising

    If some one wishes to be updated with hottest technologies after that he must be visit this
    website and be up to date all the time.

    Reply
    1. Pradianto

      thank you for your regular visits to this blog. hopefully I can provide information that is more interesting and useful to visitors like you.

      Reply
  4. surveys for money

    I blog quite often and I truly thank you for your content.
    This great article has really peaked my interest.
    I’m going to bookmark your website and keep checking surveys for money new information about once per
    week. I opted in for your RSS feed as well.

    Reply
    1. Pradianto Blog

      I design your own with the help of tools Artisteer, the plan design of this blog will be distributed for free, but I have not made in the form of articles.

      Reply
  5. dentist recruiter

    Hello there, just became aware of your blog through Google, and found that it’s
    truly informative. I’m going to watch out for brussels.
    I will be grateful if you continue this in future. A lot of
    people will be benefited from your writing. Cheers!

    Reply
  6. Pater

    I quite like looking through an article that can make people think.
    Also, thank you for allopwing for me to comment!

    Reply
  7. hosting

    If you desire to increase your know-how just keep visiting this web page and be updated with the most recent gossip posted here.

    Reply
  8. defencely

    Great blog here! Additionally your site loads up very fast!

    What web host are you the use of? Can I am getting your affiliate hyperlink in your host?
    I want my website loaded up as quickly as yours lol

    Reply
  9. escort adana

    It’s hard to come by educated people about this topic,
    however, you seem like you know what you’re talking about!
    Thanks

    Reply
  10. Buy Propecia

    Thanks a bunch for sharing this with all people you really understand what you’re talking approximately!
    Bookmarked. Kindly also consult with my site =). We will have a link trade contract
    between us

    Reply
  11. Eyelasticity Skincare

    I every time used to study paragraph in news
    papers but now as I am a user of net therefore from now I am using
    net for posts, thanks to web.

    Reply
  12. g mail log in google accounts gmail account

    It is undoubtedly a keyword tool that take your company to another location level.
    In order to acquire your site on Google for the chosen search term, you’ll
    want to optimize your website. Your struggling to respond to this
    question aren’t you.

    Reply
  13. google analytics

    Howdy! This post could not be written any better!
    Going through this article reminds me of my previous roommate!
    He constantly kept preaching about this. I’ll send this information to
    him. Fairly certain he will have a very good read.
    Thank you for sharing!

    Reply
  14. express

    I really love your website.. Pleasant colors & theme.
    Did you create this site yourself? Please reply back as I’m looking to create
    my own personal site and want to learn where you got this from or just
    what the theme is called. Thanks!

    Reply
  15. sclafortal

    I am regular reader, how are you everybody? This piece of writing posted at this site is really fastidious.

    Reply
  16. Hosting

    Seloka merupakan bentuk puisi Melayu Klasik, berisikan pepetah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau, sindiran bahkan ejekan. Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair, kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. Kata “seloka” diambil dari bahasa Sansekerta.

    Reply

Add Comment