Info, Tutorial, Blog, Website, Domain, Hosting, Widget, Android, Desain, Download, Internet
Get Adobe Flash player

Pradianto Blog – Anda seorang wirausahawan? Bagaimana membangun mindset entrepreneur yang benar? “Kegagalan masih bisa ditolelir selama itu tidak menjadi kebiasaan.” Michael Eisner, Walt Disney Corp.

Begitulah ucapan dari seorang yang sukses seperti Michael Eisner. Memang benar jatuh bangun dalam kehidupan ini hal yang biasa, tidak sedikit orang yang sekarang sudah dalam posisi kaya raya dan stabil dalam keuangan pernah merasakan kondisi paling terpuruk dalam kehidupannya, namun orang sukses adalah orang yang mampu bertahan dalam kondisi sesulit apapun. Orang sukses adalah orang yang mampu bangkit ditengah kondisi yang orang lain malah menyerah.

Membangun Mindset Sebagai Wirausahawan Entrepreneur

pictures : entrepreneur.com

Beberapa waktu belakangan ini negara kita semakin gencar mengajak semua lapisan masyarakat untuk berdikari dalam artian merubah mindset dari orang yang mencari kerja menjadi orang yang mencari uang bahkan lebih baik lagi menjadi orang yang menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Hal ini bahkan diamini oleh bapak Jokowi presiden kita yang menganjurkan masyarakatnya untuk tidak meletakkan target sebagai PNS dan karyawan sebagai penunjang hidup. Biarlah hidup dari bawah dan apa adanya asalkan mandiri. Begitulah kira-kira pesan yang disampaikan bapak Jokowi.

Harus diakui semenjak ekonomi bangsa ini sempat terpuruk pada tahun 1997 saat krisis moneter melanda pemikiran masyarakat berubah dari karyawan swasta menjadi PNS. Ditambah lagi dengan penerimaan PNS secara besar-besaran beberapa tahun belakangan ini. Namun ternyata hal ini menurut para pemerhati perekonomian bukanlah hal yang baik, hal ini malah bisa menjadi boomerang bagi masyarakat Indonesia kedepannya. Apalagi saat menyambut tahun 2020 yang semakin dekat.

Trauma krisis ekonomi dan kebangkrutan para pemilik modal di Indonesia nampaknya menjadi penyebab besar perubahan sudut pandang masyarakat Indonesia. Walau bagaimanapun telah terjadi pergerakan melawan arus dari sebagian masyarakat Indonesia yang mulai sadar bahwa menjadi seorang entrepreneur lebih menjanjikan daripada menjadi seorang PNS ataupun karyawan.

Apa Itu Entrepreneur?

Entrepreneur adalah seorang yang bekerja secara mandiri atau didalam bahasa Indonesia biasa disebut Wirausahawan atau pengusaha. Penggunaan kata entrepreneur memang cukup intens pada beberapa tahun terakhir ini. Padahal sebenarnya cakupan itu hingga berbagai macam sisi ekonomi, karena baik itu pengamen di jalan-jalan ataupun pengusaha property yang membuat suatu jalan sama-sama disebut entrepreneur karena mereka mendapatkan pendapatan mereka secara mandiri dan tanpa terikat “gaji”. Dalam arti sederhana mereka adalah orang yang bekerja dalam terikat oleh suatu apapun dan tidak mendapat gaji dari suatu pihak pada tanggal-tanggal tertentu. Karena kaum entrepreneur ini mendapatkan penghasilan tergantung dari hasil produksi, hasil penjualan ataupun orderan.

Di Indonesia para entrepreneur dengan bisnis kecil-kecilan disebut sebagai pelaku UKM. Walaupun pada prakteknya usaha yang sudah maju berkembang dengan penghasilan yang besar dan memiliki karyawan yang banyak juga masih disebut UKM selama menciptakan suatu produk yang harganya murah dipasaran.

Para Pelaku UKM Di Indonesia

Bagi kebanyakan masyarakat yang menjadi korban bujuk rayu iklan, style ataupun fashion sangatlah penting. Fashion ataupun style terbaru seakan membuat harga diri seseorang menjadi meningkat. Padahal disebalik sudut pandang ini justru nampak jelas bahwa orang-orang yang terlalu mudah mengikuti trend terbaru adalah orang-orang korban sinetron yang tinggi tingkat konsumsinya. Orang-orang ini jumlahnya sangat besar, mereka adalah kaum mayoritas di negara kita. Kabar baiknya orang-orang seperti inilah yang menjadi sasaran empuk kita, ataupun pangsa pasar kita. Terserah dengan pandangan hidup mereka yang mengagungkan strata sosial ataupun kasta tetapi hidup para pelaku UKM jauh lebih baik dari sekedar kaum konsumen itu.

Terhormatlah para penjaja es keliling, para penjual bakso, para penjual sate, para penjual nasi goreng, para penjual baju, para penjual ikan dan semua para pelaku perdagangan di negara ini baik itu sebagai produsen maupun para distributor.

Peran Pemerintah Untuk Memajukan UKM

Tak sedikit orang yang memperjuangkan agar pemerintah giat membantu para pelaku UKM di negeri ini. Tak sedikit juga orang yang alih-alih menyalahkan pemerintah bila ada suatu perusahaan ataupun pelaku usaha yang bangkrut.

Apakah kita patut menyalahkan pemerintah dari setiap apa yang terjadi dinegeri ini? Apakah kita patut menyalahkan pemerintah jika bisnis kita bangkrut? Inilah tingkah laku orang yang gagal, yang selalu berfikir untuk mencari kambing hitam dari sebuah kegagalan. Para penggiat usaha yang sukses di Indonesia tentu tidak sempat lagi berfikir untuk menyalahkan pemerintah. Sedikit-sedikit pemerintah. Para pengusaha sukses ataupun calon pengusaha sukses akan menghabiskan pemikirannya untuk tetap bertahan dalam kondisi sesulit apapun. Orang-orang sukses adalah orang yang memikirkan solusi dari diri sendiri, orang-]orang yang sukses adalah orang yang berjiwa mandiri bukan orang yang selalu menunggu disuapi baru melangkah.

Fakta dilapangan telah terbukti betapa banyak koperasi yang tidak aktif yang selalu menanti belas kasih dari pemerintah. Sedangkan koperasi yang benar-]benar dikelola oleh orang-]orang yang bermental wirausaha malah semakin maju, jadi letak permasalahannya bukanlah ketidakpedulian pemerintah tetapi justru tingkat semangat berwirausaha seseorang ataupun organisasi profit.

Kiat Untuk Memulai Usaha

Orang paling kaya di Indonesia yaitu Soedono Salim pernah mengatakan “jika anda hanya mendengarkan apa yang dikatakan orang, anda akan gila. Anda harus melakukan apa yang anda yakini.” Itulah yang diucapkan beliau. Jika kita adopsi kata-kata ini untuk memulai usaha yang ingin kita rintis bisa bermakna, kita harus yakin memulai sesuatu yang menurut kita adalah sesuatu yang baik. Karena terkadang orang yang mendengar ide kita memang tidak mengetahui seluruhnya konsep pemikiran yang kita miliki untuk memulai suatu usaha. Kita boleh mendengarkan nasehat dari orang-orang yang bijak, tetapi orang-orang yang hanya bisa mengkritisi lebih baik jangan kita ikuti. Karena orang yang memiliki bakat mengkritisi biasanya tidak dibekali bakat berinovasi. Nah… bagi anda yang memang memiliki bakat berinovasi maka jangan dengarkan nada-nada miring orang yang tak mengerti ide usaha anda, tetaplah fokus dan yakin melakukan apa yang anda cita-citakan.

“Kalau seseorang mempunyai ambisi yang mendorongnya, kepercayaan yang menuntunnya, dan kesehatan untuk menerapkan segala kemampuannya, tidak mungkin tidak ia akan mencapai suses, entah dengan cara apapun.” Conrad Nicholson Hilton. Begitulah kira-kira yang dikatakan pengusaha perhotelan paling besar di dunia. Yang kebetulan adalah ayah dari Paris Hilton, artis cantik yang sangat terkenal.

Jika diperhatikan maka kita akan melihat bahwa orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang keras kepala untuk mencapai impiannya. Orang-orang sukses kebanyakan berprinsip “berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”.

Kesuksesan bukanlah sesuatu yang bisa didapat dalam satu malam. Kesuksesan memerlukan proses yang panjang, mengambil pelajaran dari pengalaman-pengalaman yang telah ada untuk menjadikannya sebagai suatu trigger bagi langkah selanjutnya.

Kekuatan Do’a Untuk Memulai Suatu Usaha

Sebagai orang yang percaya dengan adanya kekuasaan Tuhan, tentunya kita juga harus berdo’a untuk memulai setiap usaha yang kita lakukan. Dari dalam diri sendiri sebenarnya do’a dapat menambah rasa percaya diri, jika dikaitkan dengan kekuasaan Tuhan sebenarnya do’a memang merupakan jalan seorang manusia untuk berinteraksi dengan Tuhan.

Berusaha dan berdoa ataupun berdoa dan berusaha merupakan kunci kesuksesan yang telah terbukti efektivitasnya. Jika tidak ada manusia yang mengerti tentang cita-cita bisnis yang kita kelola, maka jangan berkecil hati sebab sebenarnya hanya Tuhan yang benar-benar mengerti apa yang ada dalam fikiran kita, dan apa yang benar-benar kita rencanakan.

Jika kita mempelajari biography orang-orang sukses kita akan menemukan keadaan kepepet yang dialami oleh orang sukses tersebut sebelum ia benar-benar bisa mencapai apa yang diinginkannya. Jelas disini bahwa kesuksesan bisa didapat dengan keyakinan yang tinggi dan ketekunan, sehingga berbagai macam halangan pun terasa menjadi cambuk untuk lebih baik lagi dalam berkarya bukan malah menjadi titik henti. Istilahnya mungkin turning point dalam militer, atau bisa diartikan sebagai titik balik.

Pentinganya Membangun Relasi

Membangun relasi adalah salah satu faktor penting dalam memajukan bisnis. Relasi berarti teman bisnis yang dipercaya. Banyak orang bilang mencari teman itu gampang, tetapi mencari sahabat itu yang susah. Pada kenyataanya mencari relasi lebih susah dari kedua hal tersebut, karena terkadang teman dan sahabat kita tak selamanya mengerti visi bisnis kita, sehingga teman dan sahabat tetap hanya sebagai pihak untuk bercanda dan bercerita tetapi bukan orang yang tepat untuk diajak membangun empayer bisnis.

Untuk mendapatkan relasi, tentulah kita harus bersikap friendly dan menempatkan diri sebagai junior jika kita memang pemain baru dalam suatu bidang bisnis. Kita harus menawarkan diri terlebih dahulu kepada para pelaku bisnis sebelumnya. Umumnya para pelaku bisnis yang sukses adalah orang-orang yang ramah dan mengetahui betapa pentingnya membangun jaringan. Untuk itu pendekatan dari seorang yang baru memulai bisnis biasnaya akan dihargai oleh para pengusaha yang lebih dahulu sukses dibidang tertentu. Jika ada seorang pebisnis yang angkuh dan sombong, itu berarti ia bukan pengusaha yang sukses, kita tak perlu bersusah payah untuk mendekati orang seperti itu, karena hanya menghabiskan energi dengan tidak mendapatkan kegunaan.

Pengusaha Sukses Pasti Ramah

Ini memang fakta, seorang pengusaha yang sukses yang memiliki ratusan atau ribuan cabang perusahaan bisa bepergian dan biasa berinteraksi dengan orang ramai, ini membuat mereka menjadi orang-orang yang terbuka. Sangat asik berbicara dengan orang-orang yang seperti ini. Ataupun teori ini bisa dibalikkan, calon orang sukses adalah orang yang asik diajak bicara dan ramah, karena dia tau cepat atau lambat usaha yang digelutinya akan mencapai kemajuan dan membawanya pada kesuksesan sehingga ia menjalani hidup dengan tenang dan bahagia sehingga berinteraksi dengan orang yang seperti ini sangat menyenangkan.

Kisah 5 Orang Sukses

Baiklah setelah kita membahas hal-hal mendasar tentang kiat orang-orang sukses dan pengaruh UKM bagi negara serta diri sendiri. Kali ini kita akan membahas 5 pengusaha sukses yang telah berhasil melewati berbagai macam cobaan dalam hidupnya untuk kemudian mencapai kebebasan finansial dan bahkan menjadi kaya raya, simak ulasannya dibawa ini:

  1. Kolonel Harland Sanders

Pernahkan sobat mendengar nama Kolonel Harland Sanders? Siapa sih beliau? Kalau sobat belum pernah mendengar nama Kolonel Harland Sanders saya yakin sobat pernah mendengar sebuah produk yang sangat ternama yaitu KFC alias Kentucky Fried Chicken.`nah sudah dapat klue nya? Yoi.. mas bro, Kolonel Harland Sanders merupakan pendiri Kentucky Fried Chicken atau biasa disebut KFC. Kini KFC sudah tersebar lebih kurang di 80 negara diseluruh belahan dunia. Namun taukah teman perjalanan karir Kolonel Harland Sanders sebelum akhirnya fokus dalam usaha kuliner tersebut?

Harland begitu beliau biasa dipanggil merupakan seorang yang berasal dari keluarga yang sederhanya. Harland merupakan seorang anak yang tidak mendapatkan kasih sayang seorang Ayah sejak umur 6 tahun. Saat itu ia sudah sering membantu ibunya di dapur. Awal mula karirnya ketika ia berusia 10 tahun dengan mulai bekerja di sebuah pertanian dengan bayaran $2 sebulan. Pada saat ia menginjak usia 12 tahun ibunya menikah dengan pria lain. Sejak saat itu Harland mulai meninggalkan rumahnya dan mencari pekerjaan untuk menghidupinya, mulai dari bekerja di kawasan pertanian, tukang parkir, hingga akhirnya pada usia 16 tahun ia menjadi tentara dan pernah dikirim ke Kuba selama 6 bulan untuk tugas luar negara.

Kegemarannya pada masak-memasak tidak memudar walaupun telah berbagai macam profesi ia tekuni. Hingga pada usia 40 tahun Harland membuka warung makanan di bengkelnya. Ternyata respon dari orang-orang terhadap makanannya sangat luar biasa. Sehingga ia mulai melirik tetangganya untuk menumpang tempat agar dapat menampung pelanggan yang datang semakin banyak setiap harinya.  Tada tahun 1939 Harland terdaftar sebagai “adventures in good eating” semacam penghargaan kepada orang orang yang menyediakan menu yang lezat di Amerika Serikat. Ia juga pernah mendapat penghargaan dari Gubernur Kentucky atas kontribusinya bagi negara bagian Cuisine dengan gelar “Kentucky Colonel”. Perlahan-lahan reputasinya semakin baik dan restoran yang didirikannya tersebut semakin bertambah pengunjungnya.

Namun pada tahun 1950 terjadi keadaan diluar perkiraannya. Pada saat itu dibuka jalur Jalan Raya antara negara yang melewati kota Corbin sehingga beberapa aset pribadi terpaksa digusur dengan sejumlah uang tunjangan dari pemerintah. Impian untuk meneruskan restorannya pun akhirnya harus terpendam pada tahun 1950.

Dengan berakhirnya bisnis restoran miliknya pada tahun 1950 itu ternyata membuat Harland mendapat ide yang lebih brilian. Ia bisa memanfaatkan situasi kecewa menjadi suatu hikmah. Akhirnya pada tahun 1952 ia bertekad untuk membuka waralaba dari resep Ayam Goreng yang dimilikinya. Petualangan barunya dimulai saat itu juga, ia singgah dari satu restoran ke restoran di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Ia menawarkan resep ayam gorengnya untuk dijual di restoran yang didatanginya. Namun tak semua restoran merespon dengan baik resep ayam goreng yang dimiliknya. Apalagi dengan sistem waralaba yang ditawarkannya memang dianggap kurang menarik bagi kebanyakan restoran pada masa itu.

Setelah mengalami berbagai macam penolakan ternyata tidak membuat semangatnya melemah justru ia tetap berusaha mendatangi lebih banyak restoran. Beberapa tahun kemudian bahkan ia mulai melebarkan daerah penawarannya bisnis waralabanya hingga ke Kanada. Alhasil pada tahun 1964 telah ada 600 outlet yang menggunakan waralaba Ayam Gorengnya, baik di Amerika Serikat maupun di Kanada.

Kini KFC telah menjadi salah satu makanan yang paling terkenal diseluruh dunia. Harland selama hidupnya tercatat telah menempuh perjalanan sejauh 250.000 dalam setahun untuk melihat outlet-outlet miliknya diseluruh dunia. Harland mengakhiri hidupnya pada tahun 1980 di usia 90 tahun.

  1. Soichiro Honda

Soichiro Honda lahir di Iwatagun, Shizuoka pada tanggal 27 November 1906. Sejak kecil, sebelum masuk sekolah anak sulung dari sembilan bersaudara ini sudah senang membantu ayahnya dibengkel besi. Ia juga sangat terpesona melihat dan mendengar suara mesin penggiling padi yang terletak beberapa kilometer dari desanya. Ketrampilan ayahnya, Gihei Honda, dalam menangani mesin, menurun pada Soichiro Honda

Soichiro Honda adalah seorang yang memiliki ratusan penemuan pribadi. Ia dikenal sebagai penemu berbagai macam produk yang berhubungan dengan mobil. Ia merupakan anak pertama dari dari sembilan saudaranya. Ia memang telah berminat dengan otomotif semenjak kecil dengan sering mengikuti ayahnya bekerja di bengkel.

Soichiro Honda bukanlah seorang siswa yang pintar dimasa kecilnya. Ia bukanlah seorang yang suka membaca. Soichiro Honda, sering bolos sekolah, bahkan sampai sekarang ia masih sering belajar melalui media Televisi daripada membaca, ia tidak bisa fokus dengan membaca.

Baru pada kelas lima dan SD Soichiro Honda menunjukkan bakat alaminya di pelajaran Sains. Ia selalu berhasil mengikuti pelajaran sebagai siswa terpintar dalam kelas. Minatnya di bidang sains memang diatas rata-rata anak seusianya, hingga pelajaran dari gurunya dapat dipahaminya dengan mudah.

Ternyata Soichiro Honda adalah seorang yang kampungan pada masa kecilnya. Ia pernah mengejar sebuah mobil yang melintas di kampungnya hingga tak terkejar lagi, bahkan ketika mobil itu telah jauh ia mencium bau tetasan minyak yang menetes dari mobil itu. Ternyata walaupun kampungan pada masa kecil malah hal itulah yang membuat ia menjadi sukses dikemudian hari. Soichiro Honda mulai bercita-cita untuk membuat mobil dimasa dewasanya, ternyata cita-cita tersebut menjadi kenyataan. Hal itu sering terjadi berulang kali padanya ia selalu meninggalkan aktivitasnya jika ada mobil melintas didepannya.

Soichiro Honda hanya bersekolah hingga SMP, setelah ia lulus SMP ia bekerja disebuah bengkel di Tokyo. Infromasi mengenai lowongan kerja disebuah bengkel di Tokyo itu didapatnya dari membaca koran yang diterbitkan ayahnya mengenai otomotif.

Selama bekerja di Tokyo ia bekerja sebagai anak buah di bengkel, boleh dibilang seperti kacung. Ternyata hal itu lah yang dikemudian hari membantunya untuk lebih mengerti arti kesabaran. Selama bekerja ia berhasil menabung sebesar 1000 Yen perbulan.

Perlahan-lahan ia mulai mengembangkan produk otomotifnya baik itu roda dua maupun roda empat. Hingga akhirnya produk keluaran Honda diakui sebagai produk yang murah dan memiliki mutu bersaing.

Honda selalu mengatakan bahwa keberhasilannya sekarang merupakan hasil dari serentetan kegagalan-kegagalan sebelumnya. Walaupun ia telah mengundurkan diri pada tahun 1973 namun sampai sekarang ia masih memiliki pengaruh besar pada perusahaan honda.

  1. Steve Jobs

Steve Jobs adalah seorang yang melakukan invovasi terbaru pada PC (personal computer) yang mampu merevolusi dunia hardware dan software di kemudian hari. Steve Jobs dan temannya yang bernama Wozniak membuat sebuah PC yang bernama Apple. Nama Apple diambil dari buah kesukaan Steve Jobs. PC keluaran Apple terhitung lebih mobile dan gampang dibawa kemana-mana, mindset sbuah komputer yang awalnya statis menjadi berubah semenjak Steve Jobs dan Wozniak menjual produknya.

Semasa sekolah Steve Jobs selalu memiliki sudut pandang yang berbeda dengan siswa lainnya hal ini diakui guru sekolahnya Hohn McCollum yang mengatakan bahwa beliau merupakan “pemuda yang selalu memiliki cara yang berbeda dari lainnya dalam memandang sesuatu”.

Boleh dibilang Steve Jobs lebih berhasil dalam karyanya setelah bertemu dengan partnernya yaitu Stephen Wozniak. Temannya tersebut merupakan mahasiswa yang di DO dari University Of California di Berkeley. Bersama dengan Stephen Bozniak, Steve Jobs melahirkan karya-karya yang bermanfaat bagi pengguna teknologi komputer.

  1. Bob Sadino

Siapa orang Indonesia yang tidak mengenal nama Bob Sadino? Pengusaha sukses yang merintis usahanya benar-benar dari bawah ini telah malang melintang di dunia wirausaha. Petualangan bisnisnya dimulai sebagai seorang peternak ayam, hingga penjual ayam dan kemudian menjadi pendiri minimarket daging ayam dan kebutuhan pokok sehari-hari.

Sebelum bergelut didunia bisnis mandiri Bob Sadino sebenarnya pernah menjadi karyawan di beberapa profesi pekerjaan namun ternyata rezekinya bukan disana. Jiwa bebas dan penuh rasa persahabatan itu ternyata tidak cocok jika harus menjadi orang yang kakau diperintah oleh atasan, harus begini harus begitu. Ia bahkan pernah berprofesi sebagai sopir. Sebelum mulai masuk ke alam wirausaha.

Agaknya jiwa Bob Sadino cocok dikatakan sebagai orang yang “talk less do more”, karena memang demikianlah wataknya. Ia adalah jiwa yang suka langsung praktek tanpa mau lama-lama berfikir dan bergelut dengan teori. Cara pembelajaran seperti ini memang sangat efektif untuk mendongkrak skill seseorang dan itu benar-benar dilakukannya dalam membangun impiannya.

Kini Bob Sadino telah memiliki berbagai macam produk yang dijual hingga keluar negeri. Setelah melalui berbagai macam halangan menuju kesuksesan, Bob Sadino berhasil membuktikan bahwa, sikap pantang mundur adalah sikap yang membawa kita kepada kesuksesan.

  1. Walter Elias Disney

Walter Elias Disney adalah pendiri Walt Disney yang kini dikenal sebagai pusat produksi film kartun bermutu.

Hampir sama seperti kebanyakan orang sukses lainnya. Walt Disney juga memulai petualan bisnisnya benar-benar dari bawah dan dalam kondisi yang sangat menyedihkan.

Walt Disney dilahirkan di Chicago pada tanggal 5 Desember 1901. Ia selalu dianggap sebagai orang yang nyentrik, bahkan terkesan kumuh namun setelah satu persatu karyanya diterima publik, iapun dianggap sebagai seorang yang hebat.

Beberapa film kartun garapannya ialah Alice In The Wonderland, Cinderella, Peter Pan dan lain sebagainya. Film kartun olahannya kini menjadi sumber inspirasi bagi para kartuner yang juga memiliki hobi membuat film kartun hingga kehari ini.

Pada tahun 1955 ia mulai memperluas cengkeramannya di alam usaha. Dengan mendirikan Disneyland di California. Ide mendirikan Disneyland berawal dari ide sederhana saat ia membawa kedua anaknya jalan-jalan disebuah taman. Ia berimajinasi betapa menariknya pemandangan sebuah taman jika para tokoh kartun yang telah dibuatnya juga ada disana. Walaupun rencana pendirian Disneyland disambut dengan respon negatif oleh beberapa pemiliki modal namun setelah ia benar-benar mendirikan proyek tersebut komentar miring seputar ambisinyanya itu perlahan menghilang. Ternyata baik itu Walt Disney dan Disneyland akhirnya berhasil menjadi sumber pundi-pundi uang baginya. Sekarang siapa yang tak kenal Walt Disney? Berarti masa kecilnya kurang bahagia, hehe.

Demikianlah kisah singkat 5 orang yang telah berhasil mencapai kesuksesan dengan cara mereka masing-masing. Setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Kelima orang sukses diatas telah membuktikan pada kita, masa depan kita adalah tergantung dari seberapa tekun kita mengelola waktu dan modal yang ada dimasa sekarang. Jika kita melihat dari pengalaman hidup mereka sebenarnya kita bisa menarik kesimpulan dari perjalanan hidup orang-orang sukses itu.

  • Tidak Mudah Menyerah

Tetap bertahan dalam kondisi sesulit apapun itulah yang dilakukan orang sukses. Mereka tetap berusaha berfikir positif meskipun ditengah keadaan paling sulit.

  • Tetap Memikirkan Jalan Keluar

Dalam artian orang yang sukses memikirkan masa depan dan tidak terlalu hanyut pada kegagalan masa lalunya, ia memikirkan solusi bukan hanya selalu mengkritisi.

  • Memiliki Inovasi Terbaru

Terkadang orang sukses memang mengadopsi pandangan lama ataupun ide-ide lama, namun mereka mampu menjadikan sesuatu yang pernah dibuat dimasa sebelumnya menjadi lebih menarik dan hebat. Sehingga karya mereka menjadi suatu karya yang langsung melejit. Para konsumen akan dibuat keheranan dengan ide-ide brilian orang yang sukses.

  • Open Mind & Open Arms

Orang-orang yang sukses memiliki pemikiran yang luas dan mudah bergaul dengan berbagai macam tipe orang. Orang yang sukses mengetahui betapa pentingnya jaringan bisnis sehingga ia tidak arogan atau sombong. Sebagai seorang pengusaha tentu kita membutuhkan konsumen, nah konsumen ini adalah aset penting bagi suatu usaha. Diperlukan pendekatan khusus untuk menjaga loyalitas konsumen, ini memerlukan sikap ramah tamah sehingga terbentuk rasa nyaman dihati konsumen tersebut. Hingga akhirnya apapun produk yang kita keluarkan akan disenangi oleh konsumen, bukan karena produk itu bagus tetapi kadang pelayanan kita lah yang membuat konsumen bertahan. Namun begitu jelas, efek mutu produk yang baik juga tidak bisa ditepiskan, dengan demikian perpaduan antara pelayanan dan produk yang baik adalah kunci dasar kesuksesan para pengusaha.

Tantangan Untuk Memulai Usaha

Tantangan untuk memulai usaha biasanya disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal alias faktor dari dalam diri sendiri dan faktor dari pihak lain. Faktor internal misalnya rasa malas, rasa ragu, modal dan tidak tau cara memulai. Merupakan penyebab umum mengapa seseorang tidak bisa memulai usaha yang sudah ada dibenaknya.

Faktor eksternal pada saat mendirikan usaha adalah pengaruh perkataan masyarakat. Ada sebagian masyarakat kita yang merasa berfikiran dewasa atau bijak karena ia telah bekerja di instansi pemerintah ataupun karyawan swasta. Ia akan menganggap orang yang bekerja serabutan dan memiliki ambisi untuk maju sebagai orang yang “belum dewasa”. Ironisnya masyarakat kita masih menganggap orang yang bekerja di instansi pemerintah ataupun sebagai karyawan swasta adalah orang yang dewasa.

Dengan tantangan dari dalam dicampur dengan penilaian dari masyarakat umum yang kurang mendukung banyak para calon entrepreneur yang mengendurkan semangat berwirausaha mereka demi blending dengan masyarakat ramai.

Ini memang tantangan yang sangat berat, namun jika kita tetap sabar menanti moment yang tepat untuk memulai usaha dan tetap menyimpan bersemangat maka istilah “rezeki tak kemana” pastilah akan terbukti.

Kesimpulan

Pada dasarnya memiliki penghasilan yang besar adalah impian semua orang. Setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Masyarakat Indonesia umumnya meletakkan istilah “berhasil” bagi seseorang jika seseorang itu memiliki pekerjaan selepas ia sekolah/kuliah. Sedangkan istilah “sukses” dalam bahasa Indonesia lebih identik dengan seorang pengusaha atau pejabat yang kaya raya dan memiliki banyak anak buah (pengikut).

Nah sekarang tergantung masing-masing kita apakah mau jadi orang berhasil atua ingin jadi orang sukses. Kebanyakan dari kita di negeri ini justru cari aman, untuk menjadi orang yang berhasil itu fakta. Menjadi seorang karyawan baik itu karyawan swasta ataupun Pegawai Negeri Sipil, dengan mendapatkan gaji bulanan dan macam-macam tunjangan merupakan tujuan umum mayoritas masyarakat kita.

Jiwa sebagai wirausahawan tidak terlalu signifikan di negara ini, padahal baik itu di negara kita ataupun diseluruh dunia telah terbukti bahwa orang yang sukses adalah orang yang meniti karir sebagai pengusaha. Masyarakat yang tidak ingin mengambil resiko dalam hidupnya tentu lebih nyaman menjadi karyawan yang menerima gaji secara rutin setiap bulan daripada harus hidup mandiri dari hasil jualan atau dagangan.

Secara pribadi mungkin banyak orang yang tidak mau mengambil resiko hanya demi mencapai cita-cita yang memerlukan banyak pengorbanan. Dengan alasan berfikir realistis banyak orang yang mundur dari impiannya untuk menjadi entrepreneur dan secara mau tidak mau harus merasa nyaman menjadi karyawan.

Membangun Mindset Sebagai Wirausahawan (Entrepreneur) bukanlah pekerjaan yang mudah, namun bukan juga pekerjaan yang teramat sulit. Semua orang bisa menjadi entrepreneur asal tetap fokus pada tujuannya dan tak berhenti berfikir tentang hal hal yang unik.

Meskipun dinegara kita para pengusaha ini masih sangat sedikit, diperkirakan dibawah 2% dari total populasi. Namun bukan berarti kaum wirausahawan ini tidak meraup keuntungan dari hal tersebut. Justru dengan persaingan yang tidak terlalu signifikan inilah yang membuat masih ada celah bagi kita untuk masuk dilingkungan persaingan ekonomi nasional. Berbekal inovasi dan semangat terbaru.

Pada kenyataannya suatu negara maju dapat dilihat dari jumlah wirausahawan mereka. Seperti contohnya Amerika Serikat dan Jepang yang memiliki jumlah lebih dari 10% dari jumlah penduduk mereka, itu berarti dari 10 orang di Amerika ada 1 orang yang menjadi entrepreneur, sedangkan yang lainnya bisa bekerja di instansi pemerintah atau karyawan. Jika kita membandingkan diri dengan dua negara tetangga pun masih kita dapatkan angka yang jauh dari negara kita, karena Singapura mempunyai jumlah entrepreneur 7% sedangkan Malaysia 5% dari jumlah penduduknya.

Sangat perlu untuk menggesa agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang menjadi entrepreneur ataupun pengusaha, jika meminjam istilah dari bahasa Indonesia. Karena dengan semakin banyaknya kaum pengusaha otomatis akan semakin banyak tersedia pilihan produk, dengan permintaan pasar yang semakin berkembang dari tahun ke tahun tentunya perusahaan yang ada di Indonesia sedang berada pada jalur yang benar untuk menuju kesuksesan. Jika hal ini tetap dapat dipertahankan pada jumlah pengangguran akan dapat dikurangi di masa-masa yang akan datang, karena setiap pengusaha yang telah memiliki bisnis yang maju tentu akan terus memperluas usahanya, nah jika usaha diperluas tentulah memerlukan tenaga kerja kembali. Itulah yang akan memberi dampak nyata bagi pembangunan negara secara langsung.

Dengan menjadi entrepreneur paling tidak kita telah menolong diri kita sendiri untuk terlepas dari kecaman sebagai seorang pengangguran. Mindset para mahasiswa sekarang sepatutnya diarahkan ke standar pemikiran ala Barat, yaitu selesai kuliah menjadi seseorang yang menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat bukan lagi sebagai orang yang mencari pekerjaan.

Kini tergantung masing-masing kita apa masih mau bertahan sebagai seorang yang konsumer atau mulai memanfaatkan kesempatan tingkat konsumsi yang tinggai masyarakat Indonesia untuk meraup keuntungan dan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat sekitar.

Kesuksesan tidak diciptakan dalam satu malam, tetapi kesuksesan memerlukan proses yang panjang dan penuh perjuangan. Jika kesuksesan bisa didapat dalam satu malam itu main judi namanya…. “  admin. (Zulfahri)

Share Button

One Response to Membangun Mindset Sebagai Wirausahawan (Entrepreneur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *