Info, Tutorial, Blog, Website, Domain, Hosting, Widget, Android, Desain, Download, Internet
Get Adobe Flash player

Bakso Dua Putra Solo merupaka usaha kuliner yang didirikan oleh Suryono, seorang anak dari penjual Tahu di dusun Sukorejo, desa Bumirejo di Kecamatan Blitar. Suryono hanya lulusan SMP, hanya berbekal menghitung dan membaca, suryono kemudian berangkat kekota. Dengan perjuangan yang sangat gigih tanpa mengenal lelah dan menyerah, akhirnya Suryono dapat membuat usaha home industri yang diberi nama Dua Putra Solo, dengan cepat usaha baksonya menembus ke kalangan menengah keatas. Prosespun berjalan tidak semulus impiannya, jatuh bangun usaha baksonya tetap dijalani.

Pada tahun 2000 tepatnya bulan Februari Suryono mengadu nasib ke kota Denpasar Bali. Di Denpasar Suryono bertemu saudaranya yang sudah memiliki usaha bakso yang saat itu cukup terkenal, Suryonopun bekerja disana hampir satu tahun yang akhirnya DIPECAT tanpa permasalahan yang jelas. Hidup menganggur pun dia jalani walau sudah memiliki istri dah 2 anak. Singkat cerita suryono mudik kekampung dan bertemu dengan teman kerjanya yang baru, dengan semangat suryono mengajak teman kerjanya untuk membuat usaha bakso, tapi karna saat itu suryono hanya memiliki pengalaman, akhirnya modalpun keluar dari temannya. Karena usahanya dibuat oleh dua orang, maka dinamakan Dua Putra, alhasil usaha berjalan beberapa waktu akhirnya hancur, baksonya tidak laku dan suryono ditinggal temannya.

Staf Usaha Kuliner Bakso Putra Solo Denpasar Bali

Picture | Web DuaPutraSolo

Tidak mau menyerah, akhirnya Suryono bertekad tetap akan menjalankan usaha baksonya, walau dengan menggadaikan sawah bapaknya di desa. Pada Bulan Juni 2001 Suryono nekad berangkat lagi ke Denpasar dan membuka usaha baksonya lagi, kali ini memanfaatkan gerobak dorong yang sering mangkal di depan sebuah minimarket. Berjalan 3 bulan akhirnya bakso suryono ramai. Suryonopun merombah merk usahanya dari semula bernama Dua Putra, ditambah kata “SOLO” menjadi Dua Putra Solo. Kata “SOLO” disini artinya usaha mandiri/sendiri, karena pada akhirnya Suryonolah yang menjalankan sendirian sampai berhasil.

Suryono mempunya prinsip “hidup seperti permainan catur” sekali langkahnya salah, maka akan kalah. Kejujuran, kedisiplinan, kegigihan dan kesabaran.

2 Responses to Sejarah Bakso Suryono Dua Putra Solo Denpasar Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *